Edisi 006
Agustus 2005

Artikel Utama
Dokter Hewan Indonesia, masihkah bertaring...?

Profil
Drh. Bambang Soetedjo

Drh. Hermanto Subaidi

Wawancara dengan Ketua PDHI Jatim II

Serbet (seputar berita terkini)
Kebijakan pemerintah tentang KESMAVET


Laporan Munas Praktisi Hewan Kecil

Seputar Avian Influenza

Konsultasi
Papilomitosis pada sapi

Kolom PIDHI

Pelatihan anggrek

Klinik
Operasi caesar pada sapi

Seri Continuing Education
Enukleasi yang Benar & Caesar pada Anjing

Kegiatan PDHI Jatim II 2005
Pameran Flora dan Fauna

Dari anda
Berubah atau Mati

Wawancara

KETUA PDHI JATIM II - Drh. R. Wahyu Santoso, M.Sc.


Drh. R. Wahyu Santoso, M.Sc.

Wartawan Koran PDHI berhasil mewawancarai Ketua PDHI cabang Jawa Timur II (Drh.R.Wahyu Santoso,MSc) dalam sebuah pertemuan santai sambil menikmati bakso di salah satu sudut kota Batu yang lengang sore itu.

Membuka pembicaraan ini wartawan kami mengawalinya dengan sebuah cerita fenomenal, terutama image dan komentar negatif dari beberapa anggota akan keberadaan dan peran PDHI. Dengan wajah serius, beliau menanggapi bahwa PDHI terutama PDHI Jatim II telah berusaha keras mengubah image ini. Usaha tersebut antara lain dengan meningkatkan fungsi manajemen organisasi PDHI jatim II, membangkitkan keinginan untuk menjadi praktisi dengan mempermudah pemberian rekomendasi ijin praktek, melakukan kegiatan Continuing Education, melakukan advokasi pada beberapa kasus yang berkaitan dengan profesi, melakukan manajemen terbuka, membuat forum komunikasi dalam bentuk KORAN PDHI.

Namun kegiatan-kegiatan ini belum memberikan kontribusi yang optimal bagi anggota.Keberadaan PDHI, terutama PDHI Jatim II memang belum begitu dikenal luas oleh masyarakat, tapi pengurus telah berusaha mengenalkan organisasi ini pada masyarakat antara lain dengan mengikuti kegiatan yang ada kaitannya dengan bidang veteriner, misalnya melakukan konsultasi gratis bagi penggemar pet animal dalam beberapa pameran flora dan fauna.

Untuk mengembangkan peran PDHI bagi anggota dan masyarakat luas, Drh.Wahyu mengajak seluruh anggota PDHI untuk mendahulukan action daripada komentar.Untuk itu PDHI membutuhkan ide, masukan dan kontribusi nyata anggotanya. Beliau akan berusaha memfasilitasi keinginan action dari anggota. Yang mengakibatkan PDHI belum mampu berbuat banyak adalah belum terjalin baik komunikasi aktif PDHI dengan anggota dan sebaliknya. (dfk,lz)


 
Copyright © PDHI Cabang Jawa Timur II | Site by