| Seputar
Berita Tekini
KEBIJAKAN
PEMERINTAH TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER ( KESMAVET
)
Oleh: Drh. Anton Pramujiono

KEAMANAN PANGAN
Dalam rangka menghadapi pasar bebas masalah Keamanan Pangan
menjadi salah satu topik yang penting untuk dikedepankan.
Salah satu Jaminan Keamanan Pangan yang diterapkan di masyarakat
adalah masalah Kesmavet. Hal ini berkaitan erat dengan Hak-hak
Konsumen yang sesuai dengan Undang-Undang No. 7 tahun 1996
tentang Pangan dan Undang-undang No. 8 tahun 1999 tentang
Perlindungan Konsumen., serta Pengawasan Keamanan Pangan Asal
Hewan diamanatkan dalam Undang-Undang No. 6 tahun 1967 tentang
Pokok-pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Peraturan
Pemerintah No. 22 tahun 1983 tentang Kesehatan Masyarakat
Veteriner.
Dengan melihat hal tersebut diatas maka sangatlah penting
bagi kita melihat kondisi kesadaran masyarakat terhadap pengetahuan
terhadap Kesehatan Masyarakat Veteriner. Menumbuhkan kesadaran
tersebut tidaklah semudah yang kita bayangkan karena berhubungan
dengan perilaku kita sehari-hari. Merubah kebiasaan yang kurang
baik menjadi lebih baik adalah tindakan yang membutuhkan waktu.
KESEHATAN
MASYARAKAT VETERINER ( KESMAVET )
Masalah KESMAVET sekarang ini menjadi hal yang penting untuk
dikedepankan karena sudah banyak penyakit Zoonosis yang melanda
masyarakat kita. Ada Anthraks sampai hal terbaru adalah Flu
burung atau Avian Influenza ( AI ) adalah topik yang hangat
untuk diketahui. KESMAVET bukanlah hal asing bagi dokter hewan.
Tapi kadang doter hewan melupakan bahwa selama manusia hidup,
maka mereka akan masih berhubungan dengan yang hewan. Maka
dari itulah pengetahuan tentang ilmu KESMAVET perlu dibuka
kembali.
Dalam Peraturan Pemerintah No. 22 tahun 1983, definisi KESMAVET
itu sendiri adalah bidang atau urusan yang berhubungan dengan
hewan dan bahan-bahan yang berasal dari hewan yang secara
langsung ataupun tidak langsung mempengaruhi keehatan manusia.
Menurut Warudju ( 1973 ), Kesmavet adalah segala usaha masyarakat
yang mempengaruhi atau dipergunakan oleh seni maupun ilmu
pengobatan hewan yang diterapkan dalam pencegahan, perlindungan
hidup, serta peningkatan kesejahteraan dan pengefisien manusia.
Kesmavet mempunyai peranan yang penting dalam mencegah penularan
penyakit pada manusia baik melalui hewan maupun bahan makanan
asal hewan atau bahan asal hewan lainnya, dan ikut serta memelihara
dan mengamankan produksi bahan makanan asal hewan dari pencemaran
dan kerusakan akibat kurang higienisnya bahan makanan tersebut.
VISI
KESMAVET
Adapun Visi dari Kesmavet adalah Terwujudnya Masyarakat Yang
Sehat Dan Produktif Melalui Perlindungan Dan Jaminan Keamanan
Produk Hewan Yang Aman, Sehat, Utuh Dan Halal ( ASUH ) Dan
Berdaya-Saing.
Visi Kesmavet ini muncul setelah adanya kegiatan di bidang
Kedokteran Hewan serta Peternakan atau yang menyangkut Kesmavet
pada khususnya yaitu masalah :
1. Keamanan Pangan
2. Perlindungan Lingkungan
3. Pengawasan Penyakit Zoonosa
4. Kesejahteraan Hewan.
MISI
KESMAVET
Sedangkan Misi dari Kesmavet itu sendiri ada 4 ( empat ) poin
yang perlu diketahui yaitu :
1. Menyediakan Produk Pangan Hewani yang ASUH dan Produk Hewan
yang Sehat dan Berkualitas melalui Pengawasan Higiene dan
Sanitasi
2. Pengendalian Residu dan Cemaran Mikroba pada Pangan Asal
Hewan
3. Melindungi Sumber Daya Hewani dan Masyarakat Konsumen melalui
Pengawasan terhadap Pemasukan Produk Pangan Asal Hewan
4. Melindungi dan Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Hewani
melalui Pengawasan Pemasukan Produk Hewan Non-Pangan.
TUJUAN
DAN SASARAN KEBIJAKAN KESMAVET
Kebijakan Pemerintah terhadap tujuan dan sasaran Kesmavet
tertuang dalam hal dibawah ini :
1. Melindungi Kesehatan dan Ketentraman Batin Masyarakat è
melalui penyediaan pangan asal hewan yang asuh
2. Mempertahankan status Indonesia sebagai Negara Bebas Penyakit
Hewan Menular Umum ( PHMU ) dalam rangka melindungi sumber
daya hewani dan masyarakat è melalui pengawasan pemasukan
produk hewan dari luar negeri
3. Meningkatkan Kesehatan Lingkungan Budi-daya, Penyakit Zoonosa,
Residu dan Kontaminan lain melalui pengawasan higiene sanitasi,
pengendalian residu dan cemaran mikroba
4. Mewujudkan Kesejahteraan Hewan è melalui peningkatan
kesadaran dan partisipasi masyarakat
5. Meningkatkan Daya-saing Produk Hewan è melalui penyediaan
produk hewan pangan / non-pangan dengan keunggulan komparatif
dan kompetitif
STRATEGI
KESMAVET
Melihat Visi, Misi serta Tujuan dan Sasaran yang akan dicapai
maka diperlukan suatu strategi untuk menindaklanjuti kegiatan
Kesmavet tersebut. Adapun strategi yang dipakai yaitu :
1. Menata kembali dan Melengkapi Perangkat, Peraturan, Norma,
Standar dan Pedoman Kesmavet
dengan cara sosialisasi fungsi-fungsi Kesmavet
kepada jajaran Kesmavet di daerah dan seluruh
stakeholder
serta harmonisasi ketentuan dan persyaratan teknis Kesmavet
Indonesia ( bilateral,
regional dan inetrnasional )
2. Pemberdayaan SDM Kesmavet
melalui pelatihan dan pengangkatan ( recruitment
) serta penempatan pegawai baru
3. Memantapkan Kelembagaan Struktural dan Fungsional Kesmavet
dengan melaksanakan mekanisme optimal sistem
pembinaan dan pengawasan Kesmavet serta
koordinasi
harmonis dengan instansi lintas sektoral
4. Mengoptimalkan Unit Pelayanan Kesmavet melalui:
- penyediaan
pangan asal hewan yang ASUH
- pengujian keamanan dan mutu produk hewan
- penerapan azas kesejahteraan hewan
PROGRAM
KESMAVET
Program yang akan dilaksanakan sesuai dengan yang diharapkan
adalah
1. Kesejahteraan dan Ketentraman Batin Masyarakat
melalui
pengembangan sistem jaminan keamanan produk asal hewan
2. Status Indonesia sebagai Negara Bebas Penyakit Hewan Menular
Umum ( PHMU )
dengan pengembangan sistem pencegahan penyebaran
penyakit ( PHMU dan Zoonosis )
3. Kesehatan Lingkungan Budi Daya Ternak
dengan pengembangan sistem pengendalian
residu dan cemaran mikroba
4. Kesejahteraan Hewan
melalui pengembangan sistem pembinaan kesejahteraan
hewan
5. Produk Hewan yang Berdaya-saing
melalui pengembangan sistem Kesmavet Nasional
Untuk selanjutnya setelah kita mengetahui tentang, Visi, Misi
sampai dengan Program dari Kesmavet selanjutnya adalah kegiatan
apa saja yang akan kita kerjakan menyangkut Jaminan Keamanan
Pangan melalui kegiatan Kesehatan Masyarakat Veteriner ( Kesmavet
) perlu ditunggu kelanjutannya….
*) Drh. Anton Pramujiono adalah staf Kesehatan
Hewan Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Malang.
|