Edisi XII
Juli 2009

Halo Dokter Hewan
Satu Abad Dokter Hewan Indonesia

Visi
Dokter Hewan, Terus Belajar & Berjuanglah

Be A Professional Practician
In Globalization Era

Wawasan
Total Mixed Ration - Ilmu Lama dengan
Paradigma Baru

New Neurological
Distemper Symptom


Satwa
Konferensi Global
“Animal Welfare”

Kegiatan
Bakti Sosial di Pusat Pertokoan, Mengapa Tidak?

Penerbitan Buku 100 Tahun Kedokteran Hewan Indonesia

Pelantikan & Pengesahan
Pengurus PDHI Cabang Jatim IV

Sarasehan Dokter Hewan
Praktisi Sapi

Klinik
Rabies, Antara Edukasi, Bisnis, dan Ancaman

Distomatosis pada Hewan Qurban


K E G I A T A N

Sarasehan Dokter Hewan Praktisi Sapi

Anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Timur II memiliki latar belakang yang beragam, diantaranya adalah bekerja dalam bidang pelayanan kesehatan dan peningkatan produksi di peternakan sapi potong maupun sapi perah.

Para peserta sarasehan dokter hewan praktisi sapi.

Meskipun telah memiliki wadah yang bernaman Ikatan Dokter Hewan Sapi Perah Indonesia (IDHSPI), namun telah lama tidak terdengar aktivitasnya terutama dalam penyelengaraan Pendidikan Berkelanjutan.

Dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahun dan share pengalaman masing-masing anggota dokter hewan sapi perah, maka PDHI Jatim II menyelenggarakan sarasehan tentang Tantangan Profesionalisme Dokter Hewan Sapi Perah. Bertempat di kantor sekretariat PDHI Jatim II,
Jl. Suropati No 108 Batu. Pada hari Sabtu, 18 April 2009. Acara di mulai dari pukul 09.00 hingga pukul 15.00 WIB.

Kegiatan sarasehan tersebut baru pertama kali diadakan oleh PDHI Jatim II di era kepengurusan tahun 2007-2010. Peserta yang hadir sebanyak kurang lebih 30 orang praktisi hewan besar. Di antaranya praktisi dari KUD, Koperasi, praktisi mandiri, praktisi Dinas Peternakan, teknikal servis perusahaan obat hewan besar, praktisi yang bekerja di Peternakan Sapi Perah dari Malang, Kediri, Tulung Agung, Pasuruan dan Blitar.

Kegiatan sarasehan dimoderatori Drh. Deddy F. Kurniawan, dengan pembicara sarasehan terdiri dari dokter hewan era ’80-an,diwakili Drh. Rainy Maya dari Malang , kelompok dokter hewan era ’90-an diwakili oleh Drh.Mudjijono dari Tulungagung dan kelompok dokter hewan era 2000-an diwakili oleh Drh. Pujiono dari Kediri.

Masing-masing praktisi mengemukakan pendapat tentang bagaimana perkembangan dan tantangan dokter hewan praktisi sapi di masa depan dalam meningkatkan pengetahuan, pelayanan kesehatan sapi serta usaha meningkatkan produksi dalam memenuhi kebutuhan nasional .

Selama sarasehan didapatkan kesimpulan yaitu akan dibentuk Vet Training, suatu Pendidikan Berkelanjutan khusus dokter hewan dibidang ternak besar.

Diharapkan praktisi dokter hewan lebih profesional di bidangnya.


 
Copyright © PDHI Cabang Jawa Timur II | Site by