|
C O N T I N U I N G E D U C A T I O N

Oleh:
Drh. Tutus Sumaryani
Praktisi Hewan Kecil
Puskeswan Kalidawir - Disnak Tulungagung
Hp. 0856 3512424
tutus_drh@yahoo.com
Pendidikan Berkelanjutan Menuju Spesialisasi Praktisi Hewan Kesayangan
Pendidikan berkelanjutan atau Kursus reguler ini diselenggarakan oleh Bagian Penyakit Dalam Dept. Klinik, Reproduksi dan Patologi FKH IPB bekerja sama dengan Rumah Sakit Hewan IPB dan PB Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia selama 3 hari berturut-turut (13,14,15 Juni 2008) membawa begitu besar manfaat buat kami sebagai Dokter Hewan Praktisi yang masih sangat yunior untuk ke depannya dalam mendiagnosa secara tepat. Merupakan pendidikan berkelanjutan sebagai wahana peningkatan kualitas Dokter Hewan Indonesia dalam melayani stakeholders secara profesional. Berbagai pelayanan medik veteriner, baik yang bersifat preventif, kuratif, promotif dan rehabilitative, dibutuhkan diagnose penunjang untuk mendukung penentuan di lapangan bagi kalangan Dokter Hewan Praktisi Hewan Kecil.
 |
| Kiri ke kanan: Suasana di dalam ruang saat Diskusi Kasus; Foto bersama Drh. Cucu Kartini Sajuthi |
|
Tema dari pendidikan berkelanjutan yang pertama ini adalah menginterpretasikan hasil Laboratorium untuk menentukan diagnose yang tepat terhadap penyakit infeksius dan non infeksius untuk kalangan Dokter Hewan Praktek Hewan Kecil sehingga mampu memilih uji Laboratorium dan menginterpretasikan hasilnya untuk kepentingan penunjang diagnose di lapangan berdasar pada Physical Examination (PE).
Kursus di buka langsung oleh ketua umum PB PDHI ibu Drh. Wiwik Bagja, Bersama Dekan FKH IPB Dr. Drh. I Wayan Teguh W,MS serta Direktur Rumah Sakit Hewan IPB Prof. Drh. Dondin Sajuthi,MST.Ph.D. Sebagai Instruktur selain dari staf ahli pengajar FKH IPB juga selalu mendampingi kami Praktisi Hewan Kecil ibu Drh. Cucu Kartini. Peserta hanya di batasi 20 orang Dokter Hewan dari berbagai kota di Indonesia, dari Jawa Timur ada 2 Dokter Hewan dari PDHI Jatim II, saya bersama dengan Drh. Laniwati dari Probolinggo.
Kursus diselenggarakan berdasarkan metoda kuliah, Praktikum, diskusi, simulasi, dan demonstrasi, berlangsung selama 16 jam berturut-turut selama tiga hari, pada awalnya sempat membuat kami ‘mabuk’ akan materi-materi dan wet lab yang begitu padatnya, tetapi karena para instruktur begitu familiar membuat semuanya terasa menyenangkan. Meskipun di kota kami belum ada sarana dan prasarana Laboratorium yang memadai paling tidak telah membuka jalan wawasan saya tentang prosedur mendiagnosa penyakit yang kerapkali kita lupakan yaitu pemeriksaan Laboratorium, Solusi juga Instruktur berikan bagi kami Praktisi yang berada di daerah-daerah dengan segala keterbatasan.
Kursus di akhiri dengan diskusi kasus yang di bimbing langsung oleh Drh. Cucu Kartini dan Dokter Hewan Praktisi berpengalaman di Ibukota, selain itu juga kita sharing tentang kendala-kendala yang sering terjadi di lapangan sehingga di peroleh solusi yang begitu melegakan, Suasana yang begitu akrab terjalin saat kami berdiskusi tanpa memandang senioritas saat itu, termasuk para Instruktur (Drh. Cucu dkk) yang begitu menyatu dengan kami.
Pendidikan ini akan berkelanjutan dengan materi dan waktu yang akan diberitahukan sebelumnya, selama 3 hari (16 jam) tersebut kami telah mendapatkan 1 SKPB (Satuan Kredit Pendidikan Berkelanjutan) setara dengan 14-16 jam tatap muka Pendidikan Berkelanjutan bidang Kedokteran Hewan (PBKH) di tujukan guna merintis Program spesialisasi Hewan Kecil di FKH IPB. Bagi teman-teman kolega semua mari bergabung bersama di kursus regular mendatang. Vivi Vets???
|